Saya dilamar beberapa hari sebelum bulan Ramadhan.
Rencana saya dan mantan pacar (baca: suami),
kita akan menikah setelah hari raya Idul Adha
atau setelah Bapa dan Mamanya datang dari Menunaikan ibadah haji.
Menurut kami menikah memerlukan persiapan yg banyak dan matang.
Pada malam lamaran, saya dan mantan tidak diperbolehkan ikut dalam pembicaraan dua keluarga.
Saya dan dia duduk di ruangan lain. Kami pun tidak mendengar sama sekali apa yang dibicarakan.
Setelah keluarga mantan pulang, saya diberi tahu mama saya bahwa dua keluarga sudah sepakat kalo pernikahan akan dilangsungkan pada tanggal 21 Ramadhan dan Resepsi pada tanggal 11 agustus 2014 (dirumah saya) dan 18 agustus 2014 (dirumah si mantan). Jauh lebih cepat dari yang saya dan mantan rencanakan. Sumpah, saya langsung shocked dengernya. Rasanya pengen nangis karena saya bener-bener tidak siap jika harus secepat itu.
Saya langsung nelpon si mantan dan protes tapi dia juga tidak bisa berbuat apa-apa karena ini kesepakatan kedua keluarga. Bapa dan mamanya beralasan sebelum mereka menunaikan haji, mereka ingin menunaikan kewajiban mereka dulu sebagai orang tua kepada anaknya. Supaya ketika di Mekkah sana mereka tenang dan tidak kepikiran meninggalkan si mantan sendirian dirumah.
Kebetulan mantan saya cuma punya satu saudara. Itupun kuliah di Pulau lain, jadi dirumah dia cuman bertiga dengan Bapa Mamanya. Otomatis kalo Bapa mamanya pergi, dia cuman sendirian. Jadi di utus lah saya untuk menemaninya (sampai akhir hayat).
Kami pun pasrah. Alhamdulillah nya banyak keluarga dan sahabat yang membantu persiapan. Dalam beberapa hari, undangan, cincin, dekorasi pernikahan, seserahan, catering dan perintilan-perintilan lain sudah dipesan. Kami pun yakin ini jalan Tuhan. Kami memang berencana, tapi Tuhan yang lebih berhak menentukan.
Mau lihat kebahagiaan kami???
Late Post: Beantaran dan Nikahan
Kado yang Telat Buat Ayah
Assalamualaikum Ayah...
Selamat ulang tahun calon ayah terhebat!
Sebenernya aku pengen banget meluk ayah.
Tapi aku harus sabar beberapa bulan lagi. :((
Mami sering cerita lo tentang Ayah.
Kata mami ayah ganteng. Pasti aku nanti juga seganteng ayah kan?
Mami juga cerita katanya ayah orang yang sangat bertanggung jawab.
Ayah gak pernah ngeluh kecapean habis pulang kerja seharian.
Itupun malemnya selalu pijitin punggung nya mami yang sakit gara-gara aku makin hari tambah gendut, hehehe.
Aku doain ayah supaya selalu sehat dan rezeki nya banyak dan lancar yaa.
Kata mami Ayah jago gambar ya? Nanti ajarin aku ya.
Aku mau gambar ayam, kucing, harimau, gedung-gedung tinggi, ultraman, angrybird, juga satria baja hitam.
Aku juga suka musik lo kaya ayah. Makanya kalo denger musik perutnya mami suka gerak-gerak karena aku joget-joget didalem.
Selain suka denger musik, aku juga seneng denger suara ayah. Makasih ayah udah tiap malem ngaji di perutnya mami buat aku.
Makasih juga karena sering ajak aku ngomong terus elus-elus perut mami.
Aku suka lo kalo tangan Ayah elus-elus aku. Aku merasa deket, merasa aman, merasa sangat disayang.
Oh ya, tanggal 11 Januari kemaren ayah sama mami sudah 8 tahun kenal ya?
Selamat ya ayah mami. Semoga selalu mencintai sampai ajal nanti. Aku bangga punya ayah mami.
Aku kirim doa dari dalam perut dulu ya. Ayah mami juga jangan lupa selalu doain aku.
Udah dulu ayah, nanti aku kirim surat lewat mami lagi ya. Jangan lupa cium aku sama mami tiap hari.
Aku sayang ayah.
Dede Bayi,
22 minggu.
Keajaiban 2013
Sudah lebih dari setahun blog ini gak pernah di apa-apain. Tahun ini bener-bener tahun yang sibuk. Tapi juga penuh keajaiban yang saya gak pernah nyangka bakalan kejadian. Tahun ini saya banyak merasakan kasih sayang Allah kepada saya dan keluarga. Ok, saya sudah gak sabar nyeritain satu2.
1. Hiperplasia Endometrium
Mungkin banyak yang belum tau itu apa. Saya juga sangat awam dengan kata-kata itu pada awalnya. Hiperplasia Endometrium juga sering disebut Penebalan Dinding Rahim. Ya, awal-awal tahun saya berkutat dengan penyakit ini.
"Hiperplasia endometrium adalah suatu masalah dimana terjadi penebalan/pertumbuhan berlebihan dari lapisan dinding dalam rahim (endometrium), yang biasanya mengelupas pada saat menstruasi.
Hiperplasia endometrium biasa terjadi akibat rangsangan / stimulasi hormon estrogen yang tidak diimbangi oleh progesteron. Pada masa remaja dan beberapa tahun sebelum menopause sering terjadi siklus yang tidak berovulasi sehingga pada masa ini estrogen tidak diimbangi oleh progesteron dan terjadilah hiperplasia. Kejadian ini juga sering terjadi pada ovarium polikistik yang ditandai dengan kurangnya kesuburan (sulit hamil).Gejala dari hiperplasia endometrium, antara lain : siklus menstruasi tak teratur, tidak haid dalam jangka waktu lama (amenore) ataupun menstruasi terus-menerus dan banyak. Selain itu, akan sering mengalami plek bahkan muncul gangguan sakit kepala, mudah lelah dan sebagainya.
Dampak berkelanjutan dari penyakit ini, adalah penderita bisa mengalami kesulitan hamil dan terserang anemia. Hubungan suami-istri pun terganggu karena biasanya terjadi perdarahan yang cukup parah."
Haid saya memang sangat tidak teratur, bisa 2 bulan sekali, 3 bulan sekali, bahkan pernah sampe 6 bulan. Saya sudah bolak-balik dokter dan minum obat hormon dengan teratur tapi haid saya masih loncat-loncat. Bulan april, saya kembali nyoba ke dokter. Hasil USG menunjukkan rahim saya sangat tebal. Saya disuruh dokter cepet2 berkeluarga supaya bisa memperbesar kemungkinan bisa hamil dan punya anak. Kata dokter, saya kurang subur dan susah hamil. Deg, itu rasanya kaya kesetrum. Perempuan mana yang gak mau punya keturunan dari rahimnya sendiri. Saya merasa lemah sekali. Cita-cita menjadi ibu-ibu muda pun sepertinya sulit dicapai.
Saya pun menceritakan semuanya ke Pacar, dan pacar dengan tenangnya ngomong gini:
"MANUSIA BISA SALAH, SAYANG. SEMUANYA TUHAN YANG MENENTUKAN"
It's such a mood booster. Sedikit-sedikit harapan mulai tumbuh. Ya, manusia bisa apa kalau Tuhan bilang "BISA". Mengutip salah satu kicauan orang di twitter: "Beriman itu tidak cukup hanya percaya Tuhan itu ada. Tetapi juga harus percaya Tuhan itu Ajaib"
2. Jodoh Saya Sudah Ditangan.
Bulan februari 2013, Alhamdulillah pacar lulus kuliah. Nganggur sebulan kemudian di terima di salah satu Kantor Konsultan Arsitek dengan gajih yang lumayan untuk fresh graduate. Bulan april, saya di ajak kerumahnya untuk dikenalin ke orang tuanya sebagai calon istri. Tanggal 26 Juni 2013, setelah pacar di wisuda, Keluarganya datang kerumah saya untuk lamaran. Alhamdulillah semuanya lancar. Walaupun ada sedikit masalah kecil tapi semua bisa di jalani dengan baik. Kami pun menikah pada tanggal 20 Ramadhan/29 Juli 2013 dan mengadakan resepsi tanggal 11 Agustus dan 18 Agustus 2013. Saya akan bercerita banyak tentang ini di post berikutnya.
3. I'm Pregnant!
Shock ga dengernya?? Ya, saya langsung hamil di awal-awal pernikahan dan ini diluar perkiraan. Saya memang berencana hamil tetapi di awal tahun 2014 karena saya dan suami punya banyak planning bepergian setelah menikah. Setelah telat sebulan, saya ingin minum obat hormon lagi karena obat dari dokter belum habis. Tapi gak tau kenapa saya gak enak hati mau minum dan iseng ke apotek beli testpack. Hari pertama ngetest hasilnya negatif. Hari ketiga, saya iseng lagi pake testpack tapi kali ini di depan suami, hehe. Eh ternyata ada 2 garis yang muncul. Saya sih masih ga percaya itu artinya hamil, tapi suami saya yakin itu garisnya ada 2 walaupun belum terlalu jelas. Besoknya saya test lagi, ternyata garisnya masih 2 dan semakin terlihat jelas. Kami pun pergi ke dokter unuk memastikan. Ternyata bener saya hamil. Masih percaya ga percaya sih awalnya tapi hasil USG memang menunjukkan saya hamil. Dokter saya aja sempet terkejut. Tuhan sayang saya banget-bangetan kan?? :))
Saya akan bercerita lebih banyak mengenai kehamilan ini di post berikutnya ya. See you later.
-NH-
Calon mami
















